Kita hrs berani mengubah budaya yg menyempitkan gerak perempuan. Perempuan dan lelaki adalah mitra sejajar. Kesempatan mendapat pendidikanpun hrs di sejajajrkan. Jika perempuan mengabaikan pendidikan dan pasrah mengikuti nasib, terjadilah kesalahan dlm penerapan konsep kemitraan kesejajaran lelaki dan perempuan." (DR. Dewi Motik Pramono ).