Tanah yang Terjajah
Selama tiga dekade akhir masa hidupnya, Nizar Qabbani begitu intens menulis sajak-sajak politik. Pada periode ini, sajak-sajaknya berhasil mencetak dirinya menjadi “politisi” dalam arti yang lain. Sebagai pribadi yang independen, ia memang tak memiliki afiliasi ke partai politik mana pun. Namun, sebagai seorang “politisi dalam puisi”, ia selalu hadir sebagai oposisi. Lawan-lawan politik…
- 刊行
- Cet. 1
- ISBN/ISSN
- 9786232931664
- 校合
- 160 hlm.; 14 x 20 cm.
- シリースタイトル
- -
- 請求記号
- 811 QAB t