Ladang Perminus berisi intrik di kalangan petinggi di Perusahaan Minyak Nusantara pada tahun ‘70an, saat berita tentang minyak ramai di surat kabar.
Gaya hidup petinggi perusahaan itu dimunculkan berulang-ulang. Kerjanya sehari-hari adalah menerima tamu yang kebanyakan adalah kontraktor asing maupun lokal. Tamu itu datang dalam rangka lobi untu…
“Esok akan menjadi kini. Kini yang menjadi kemarin tak dihiraukan, karena segala yang lampau hanya gumpalan hitam.”
Tokoh Kita merasa sangat kehilangan. Kematian istrinya membuat dunianya kacau. Dia begitu rindu, sampai-sampai dia terus berjalan dan pada setiap tikungan dia berharap akan berjumpa dengan istrinya. Dia pun memutuskan: dia harus z…