"Kemahamisteriusan" perempuan bermula dari persepsi lelaki, demikian sebaliknya. Keenambelas cerpen Mohammad Isa Gautama penuh kekhasan majas, kaya asosiasi dan multitafsir, membuat kita merenung tentang berbagai karakter perempuan yang perasa dan bersedia berkorban, namun di beberapa cerita yang lain bisa menjadi (begitu) mengerikan. Pada gilirannya, buah khuldi tetap saja misteri dalam syahwa…